Sekuat Apapun Usahamu, Jika Tak Diiringi dengan Doa, Tetap Saja Takkan Bermakna

Hai Sobat ICampus! Pernah nggak sih di sepanjang hidup yang kamu jalani saat ini kamu ngerasain kecewa atau begitu ingin menyerah? Pasti kamu bakal jawab pernah. Ya, tak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk usaha dan mimpi yang kita punya. Begitu juga dengan diriku, aku pun pernah merasakan hal-hal yang sungguh membuat hatiku terasa amat terpuruk. Namun saat itu aku yakin bahwa semua ujian harus sanggup aku atasi.
Karena Allah teramat tau sampai dimana batas kemampuanyang dimiliki hamba-Nya. Kecewa, gagal, ingin menyerah, gelisah, harapan yang tak pernah sejalan dengan kenyataan adalah suatu hal yang lumrah dalam kehidupan yang kita jalani saat ini. Tapi, ketika semua beban atau pun masalah itu datang. Seharusnya hal pertama yang dapat kita lakukan adalah menginstropeksi diri sendiri.
Baca Juga : Biar Gak Galau, 9 Quotes Ini Bisa Bikin Kamu Semangat Ngerjain Skripsi
Mencoba menyelami waktu yang telah berlalu. Mengingat kembali sudah sejauh mana ujian yang sudah berhasil kita lewati. Dan kini yang harus kita pertanyakan pada diri kita sendiri ialah sudah seberapa juah kita bersungguh-sungguh dalam mengerjakan hal yang ingin kita capai? Sudahkah kita menyusun rencana hidup kita ke depan dengan sebaik-baiknya?
Siapa saja orang-orang yang sudah kita bantu untuk sama-sama berjuang untuk mencapai kesuksesan? Atau sudah seberapa banyak doa yang kamu panjatkan kepada Sang Maha Pencipta melalui sujud beserta ikhtiar dan keikhlasanmu dalam menjalankan kewajiban sebagai makhluk Allah?
Setiap usaha harus berprogres, tapi semua butuh proses. Tidak ada yang instan. Tidak boleh bermalas-malasan dan tidak boleh menyerah pada keadaan. Meski semua yang dilalui dan diinginkan tak pernah ada yang langsung menjadi kenyataan. Semua butuh proses yang tentunya membutuhkan kesabaran, tawakal dan doa yang tak boleh kamu abaikan.
Baca Juga : 7 Alasan Kenapa Tahun Baru Jadi Momen yang Pas Buat Intropeksi Diri
Sumber : Hipwee.com
