Wih, Mahasiswa Indonesia Juara Pidato se-ASEAN
Menjadi mahasiswa bukan berarti hanya aktif mengikuti perkuliahan di kelas. Mahasiswa juga dituntut memiliki soft skill guna menunjang karier usai lulus nantinya.
Salah satunya yang dilakukan Wyncent Halim, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Wyncent berhasil menyabet juara 3 dalam Young Speakers Contents yang digelar oleh ASEAN University Network (AUN) di National University of Singapore (NUS) pada 22-26 Mei 2017.
“Bersyukur terpilih sebagai juara tiga dalam kompetisi bergengsi ini,” ungkapnya seperti dilansir dari laman UGM, Selasa (30/5/2025).
Kegiatan yang mengangkat tema “ASEAN+3 in An Era of Global Uncertainty: Responses and Optimism” ini diikuti sebanyak 46 mahasiswa dari 23 universitas di 10 negara anggota ASEAN, China, Jepang, serta Korea Selatan.
Dalam kesempatan itu, UGM mengirimkan dua delegasi yaitu Wyncent Halim (FH) sebagai perwakilan dalam ajang Young Speakers Contest dan Pralampita K. Mudifah (D3 Rekam Medis) dalam ajang Educational Forum.
Wyncent menceritakan, prestasi yang diraihnya tak terlepas dari kesulitan-kesulitan. Sebelumnya, dia harus melalui serangkaian seleksi yang cukup ketat bersama dengan 22 peserta lainnya. Selanjutnya, seluruh peserta diberikan kesempatan berpidato selama 5-7 menit di babak penyisihan
“Dari 23 peserta dipilih 6 besar untuk maju ke babak final,” ujarnya.
Keenam finalis tersebut berasal dari Indonesia Singapura, Jepang, Filipina, Thailand, dan China. Saat babak final para finalis diberikan waktu 1 jam untuk membuat pidato impromptu selama 5 menit dan diikuti tanya jawab selama 2 menit.
Topik yang diberikan adalah “If You Were The Future Leader of Your Country, What Will You Do to Steer Collaboration with East Asian Regions so as to Bring Peace and Prosperity in The Region?”.
[okezone.com]
