Tips untuk Para Introvert dalam Wawancara Kerja
Pernahkah kamu mendengar kata introvert? Atau kamu merasa bahwa kamu seorang introvert? Sebenarnya apa introvert itu?
Introvert adalah sebutan bagi orang yang cenderung lebih nyaman dengan menutup diri. Bukan berarti mereka tidak ingin berinteraksi dengan orang banyak. Mereka ingin, namun akan terasa sangat sulit.
Wawancara merupakan sebuah tahap yang menegangkan bagi setiap pelamar kerja. Bagi para introvert, tentu hal ini dapat menjadi sebuah penghambat. Sayangnya, seberapa sulit seseorang berinteraksi dengan orang, wawancara ini harus dilakukan dengan baik.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan para introvert sebelum melakukan wawancara kerja:
Mengatur Jadwal
Tidak semua introvert merasa tidak mampu untuk berinteraksi dengan orang lain. Mereka mampu, namun akan sangat menguras banyak tenaga bagi mereka. Cobalah untuk mengatur jadwal sebelum dan sesudah wawancara berlangsung. Mengosongkan jadwal sebelum wawancara akan memberi banyak energi, dan mengosongkan jadwal setelah wawancara akan memulihkan kembali energi tersebut.
Strategi ini akan memberikan banyak energi untuk introverts agar dapat melakukan wawancara dengan maksimal, yang tentunya sangat mempengaruhi penilaian wawancara kerja itu sendiri.
Bersiaplah Basa-basi
Hal yang wajar apabila introverts tidak menyukai basa-basi. Kebanyakan mereka menganggap basa-basi merupakan suatu hal yang pointless. Namun, hal ini tidak dapat dihindari pada setiap wawancara kerja. Sebenarnya, basa-basi dapat digunakan sebagai penghilang rasa canggung dan tegang. Jadi, gunakanlah kesempatan tersebut untuk ‘mengambil hati’ si pewawancara.
Sesuaikan Gesture Pewawancara
Walaupun kamu merasa dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan pewawancara dengan jawaban yang memuaskan, jangan pernah melupakan gesture selama wawancara berlangsung.
Introverts kadang terlihat angkuh, membosankan, tidak antusias, dan sebagainya. Sebenarnya mereka hanya mencoba tenang. Untuk mencegah kesalahpahaman dalam hal ini, cobalah ikuti gesture yang diberikan oleh pewawancara. Apakah pewawancara menggunakan intonasi sopan dan profesional? Ikuti intonasinya. Apabila pewawancara memberikan sebuah candaan, tanggapi candaan tersebut dengan tertawa sesopan mungkin.
Katakan Bahwa Kamu Introvert
Tidak menutup kemungkinan bahwa si pewawancara juga seorang introvert. Ambil ‘hatinya’ dengan menyebutkan hal positif dari seorang introvert.
Misal, pewawancara bertanya “apa kelebihanmu?” jawablah dengan pernyataan seperti, “sebagai seorang introvert, saya dapat menjadi pendengar dan pengamat yang baik. Hal ini dapat membuat saya dengan cepat mengetahui masalah-masalah yang ada di perusahaan. Setelah mengetahui titik permasalahan, saya siap memberikan kontribusi saya untuk menyelesaikan masalah tersebut.”
Menjadi seorang introvert bukan berarti kamu tidak dapat melakukan segala sesuatunya seperti extrovert. Gunakan sifat ini sebagai kelebihanmu saat wawancara kerja. Jadi, sudah siap untuk wawancara?
