Talkshow Kepemudaan : Pemimpin Harapan Jagat Raya
Manusia terlahir sebagai pemimpin, siapapun dia pastilah seorang pemimpin, walaupun tidak memimpin sebuah organisasi atau kelompok, paling tidak dia menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri.
Pemuda adalah calon pemimpin masa depan, kita adalah orang-orang yang dipersiapkan untuk menggantikan pemimpin-pemimpin negeri ini. Agar Indonesia menjadi lebih baik di bawah kepemimpinan kita nantinya, kita harus menjadi pemimpin yang sesuai dengan harapan semua orang orang, harapan jagat raya. Ya, kita harus menjadi pemimpin harapan jagat raya.
Untuk mempersiapkan para pemuda menjadi pemimpin Harapan Jagat Raya, IMAN (Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin) PKN STAN bersama MBM (Masjid Baitul Maal) PKN STAN menyelenggarakan Talkshow Kepemudaan dengan tema ‘Pemimpin Harapan Jagat Raya’. Talkshow ini diadakan tanggal 26 November 2025 bertempat di Gedung G PKN STAN. Narasumbernya adalah para pemimpin di bidangnya masing-masing. Ada Egi Sujiati (Ketua Ikanas (Ikatan Alumni Nasional) PKN STAN), Jonni Mardizal (Staff Ahli Kemenpora bidang Ekonomi Kreatif), Safuadi (Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko), dan Eddy AN.Malonda (Staff Ahli Walikota bidang Pembangunan Tangerang Selatan). Awalnya Airin Rachmi Diany yang dijadwalkan untuk menjadi narasumber, tapi karena Talkshow ini bertepatan dengan ulang tahun Tangerang Selatan yang ke-8 maka Walikota Tangerang Selatan tersebut tidak bisa menghadiri dan diwakilkan oleh staff ahlinya.
Talkshow ini dipandu oleh Meidiawan Cesarian atau yang bisa dipanggil Memet dan dimeriahkan oleh STAN Music Community (SMC) yang menampilkan Akustik dan Sabda Nusa yang menampilkan alunan merdu angklung.
Banyak ilmu yang didapat dari Talkshow ini, keempat narasumber memberikan wejangan yang sangat berguna agar pemuda bisa menjadi Pemimpin Harapan Jagat Raya. Kesimpulan dari Talkshow ini adalah mulailah untuk menjadi pemimpin dari sekarang, kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi? Dan dalam memimpin, ingatlah bahwa untuk mendapatkan hasil yang sama di akhir, perlakukan tiap bawahan secara berbeda karena tiap orang itu berbeda. Ingat juga untuk terus beribadah kepada Tuhan karena pemimpin harapan jagat raya bukan hanya memimpin di dunia, tapi juga di akhirat.
Kita adalah pemuda, kita adalah penerus tonggak pembangunan bangsa, kita adalah pemimpin. Mari berjuang bersama menjadi Pemimpin Harapan Jagat Raya!
Singsingkan Lengan,
Taklukkan Tantangan,
Wujudkan!
