Cara Membagi Waktu Bagi Mahasiswa untuk Kuliah dan Berorganisasi
Kuliah memang sangatlah penting di bidang akademik, tapi ada juga sebagian mahasiswa yang ingin melakukan 2 hal sekaligus yaitu berorganisasi. Bidang akademik dan Non-akademik adalah dua hal yang sangat penting, karena kedua bidang ini dapat menunjang masa depan yang lebih baik untuk kedepannya. Akan tetapi, bagi sebagian mahasiswa/i masih sangatlah susah untuk membagi waktu mereka dalam hal urusan perkuliahannya dan organisasinya. Oleh karena itu, disini kita akan membahas bagaimana cara membagi waktu untuk kedua hal tersebut.
1. Ingatlah kembali apa tujuan anda sebagai mahasiswa
Sebagai seorang mahasiswa, tentu tujuan utamanya adalah kuliah. Kuliah bukan hanya sekedar belajar teori di dalam kelas. Menjadi bagian dari seorang aktivis, akan banyak pengalaman dan kamatangan yang akan kamu peroleh. Jika kamu hanya bergulat dalam dunia akademik saja yaitu kuliah, kuliah, dan kuliah, tanpa mengembangkan jiwa kepemimpinan, maka kamu akan sulit beradaptasi jika terjun ke masyarakat yang sesungguhnya dan sulit menghadapi peristiwa sosial yang terjadi di sekitar, karena tidak pernah merasakan kehidupan sebagai seorang aktivis yang lebih sering berbaur dengan lingkungan sekitar. Begitu juga sebaliknya, seorang aktivis yang kemampuan intelektualnya nol tidak berarti apa-apa. Oleh karena itu, ingatlah kembali tujuan mu. jangan jadikan organisasi sebagai prioritas utamamu ketimbang kuliah, begitupun sebaliknya.
2. Manage waktu yang baik
Sebagai seorang mahasiswa kita harus pintar me-manage waktu dengan baik antara belajar, kuliah, dan berorganisasi. Tulis semua kegiatan dalam bentuk jadwal dari bangun tidur hingga kita beranjak ketempat tidur. Buatlah perencanaan secara detail mulai dari harian, bulanan hingga tahunan. Dengan kegiatan yang terencana dan terjadwal kita akan memiliki panduan yang jelas, sehingga kita tahu kapan kita harus melakukan dan menyelesaikan kegiatan-kegiatan tersebut.
3. Berikan batasa waktu
Membatasi waktu kamu pada organisasi akan membuat kamu menjadi pribadi yang lebih bijak. Yang perlu diingat, batasan waktu di sini gunakan dengan seefektif mungkin. Jangan sampai batasan waktu yang kamu buat justru merugikan kamu sendiri.
4. Totalitas diri
